BerandaBeritaTerima Pimpinan FKUB, Walikota Makassar Tekankan Desain Program Impactful

Terima Pimpinan FKUB, Walikota Makassar Tekankan Desain Program Impactful

Berita
2026-03-12
0 menit membaca
Terima Pimpinan FKUB, Walikota Makassar Tekankan Desain Program Impactful

Makassar, FKUB - Walikota Makassar Munafri Arifuddin menerima audience Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Makassar di Ruang Walikota Kantor Balaikota Makassar Jalan Ahmad Yani Nomor 2, Kamis (12/3/2026).

H. Munafri Arifuddin menerima Ketua FKUB Kota Makassar Prof. H. Arifuddin Ahmad dan Sekretaris H. Usman Sofian beserta jajaran pengurus dari lintas majelis agama didampingi oleh Kepala Badan Kesbangpol H. Fathur Rahim dan Kepala Bagian Kesra Setda Kota Makassar H. Moh. Syarief.

Dalam audiensinya Prof. Arifuddin Ahmad melaporkan beberapa capaian program tahun 2025 diantaranya sosialisasi kebijakan KUB, dialog kerukunan lintas unsur dan majelis agama, pemberian rekomendasi rumah ibadat, mediasi konflik dan kerjasama kemitraan dengan berbagai pihak dalam rangka penguatan kerukunan umat beragama, serta pencapaian prestasi yang didapatkan Harmony Award 2025.

"Untuk program tahun 2026 disamping melaksanakan tugas utama dan fungsi FKUB sebagaimana diatur dalam Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan Nomor 8 tahun 2006, FKUB Kota Makassar akan mensukseskan agenda-agenda utama dan visi pemerintahan kota Makassar, khususnya pengembangan Kelurahan Sadar Kerukunan bersama Kementerian agama yang baru di Launching beberapa waktu lalu", ujar Prof. Arifuddin.

Program strategis lainnya adalah penguatan kerukunan dan moderasi beragama melalui siaran radio kerjasama dengan RRI Makassar yang sudah berlangsung dua kali dalam sebulan di tahun 2026.

Sementara itu walikota Munafri Arifuddin dalam arahannya menegaskan kembali komitmennya untuk memperkuat posisi dan peran FKUB sebagai ujung tombak dan mitra strategis dalam mewujudkan Visi dan misi pemerintah kota. Tantangan pemerintahan hari semakin kompleks, gejolak dan konflik antar negara yang terjadi hari ini secara tidak langsung bisa saja memberikan pengaruh dalam kehidupan beragama masyarakat, akibat informasi dan media sosial yang cenderung tidak terkendali.

Sehingga dibutuhkan kolaborasi bersama agar program yang dijalankan memberikan impact full atau dampak langsung kepada masyarakat. Untuk itu, pemerintah kota mengharapkan agar FKUB terus mengambil peran dan inisiatif memperkuat koordinasi, jika perlu mengintensifkan forum dialog dimana setiap majelis agama secara bergantian bertindak sebagai host atau tuan rumah kegiatan."

Bagikan: