BerandaBeritaLaunching 10 Kelurahan Sadar Kerukunan, Makassar Perkuat Harmoni Lintas Agama

Launching 10 Kelurahan Sadar Kerukunan, Makassar Perkuat Harmoni Lintas Agama

Berita
2026-02-28
0 menit membaca
Launching 10 Kelurahan Sadar Kerukunan, Makassar Perkuat Harmoni Lintas Agama

Makassar, (Kemenag Makassar) – Pemerintah Kota Makassar bersama Kementerian Agama resmi meluncurkan 10 Kelurahan Sadar Kerukunan dalam rangkaian perayaan Jappa Jokka dan Cap Go Meh 2026 bertema Harmoni in lights yang digelar di Jalan Sulawesi, Kota Makassar, Sabtu (28/2/2026).

Launching dilakukan langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, didampingi Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama Kementerian Agama RI, M. Adib Abdushomad, serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, Kakankemenag KotaMakassar H.Muhammad, . Turut hadir unsur Forkopimda Kota Makassar, Ketua dan pengurus FKUB Kota Makassar, pimpinan lintas agama, Pembimas Permabudhi, para kasi dan penyelenggara Kemenag Kota Makassar, para Kepala KUA, Kepala Madrasah Negeri, serta seluruh penyuluh agama lintas agama se-Kota Makassar.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa kerukunan dan toleransi menjadi fondasi utama pembangunan Kota Makassar yang majemuk.

“Makassar dibangun atas asas persaudaraan, bukan perbedaan. Kelurahan Sadar Kerukunan ini menjadi ruang kolaborasi tanpa membeda-bedakan agama, suku, maupun latar belakang. Kita ingin masyarakat hidup berdampingan tanpa sekat,” ujarnya.

Menurutnya, momentum perayaan Cap Go Meh yang beririsan dengan suasana Ramadan menjadi simbol kuat harmoni dan kebersamaan masyarakat Makassar.

Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama Kemenag RI, M. Adib Abdushomad, menyampaikan bahwa pembentukan Kelurahan Sadar Kerukunan merupakan bagian dari program nasional penguatan moderasi beragama.

“Kelurahan Sadar Kerukunan bukan sekadar seremoni. Yang terpenting adalah praktik nyata dan ruang perjumpaan umat beragama hidup di tengah masyarakat. Indonesia harus menjadi inspirasi dunia dalam kerukunan,” tegasnya.

Ia menambahkan, penguatan kerukunan di tingkat kelurahan menjadi langkah strategis untuk menjadikan Indonesia sebagai rujukan global dalam praktik toleransi.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid, mengungkapkan bahwa indeks kerukunan umat beragama di Sulawesi Selatan mencapai 82,3 persen, melampaui rata-rata nasional sebesar 77,89 persen. Bahkan, Kota Makassar meraih peringkat dua nasional kategori kinerja terbaik kabupaten/kota dalam ajang Harmoni Award.

“Hari ini kita melaunching 10 kelurahan sekaligus. Ini luar biasa dan menjadi bukti komitmen Makassar dalam menjaga toleransi dan kerja sama lintas agama,” ungkapnya.

Ia berharap dukungan regulasi dan penguatan program terus dilakukan agar kerukunan semakin kokoh secara administratif maupun sosial.

Kepala Kemenag Kota Makassar, H. Muhammad, menegaskan pihaknya bersama seluruh penyuluh dan tokoh agama siap mengawal implementasi program ini.

“Kelurahan Sadar Kerukunan adalah investasi sosial jangka panjang. Jika masyarakat semakin dekat dengan ajaran agamanya dan menjunjung nilai toleransi, maka stabilitas dan keamanan kota akan terjaga. Kami siap memastikan program ini berjalan nyata dan berkelanjutan,” ujarnya.

Peluncuran 10 Kelurahan Sadar Kerukunan ini diharapkan menjadi wadah dialog, kolaborasi, dan solidaritas lintas iman, sehingga Makassar semakin kokoh sebagai kota harmonis, aman, dan damai di tengah keberagaman.

Bagikan:
Launching 10 Kelurahan Sadar Kerukunan, Makassar Perkuat Harmoni Lintas Agama - FKUB Kota Makassar