BerandaBeritaMakassar Miliki Rumah Ibadah Buddha Baru, Cetiya Zhen An Kong Bisa Tampung 500 Orang

Makassar Miliki Rumah Ibadah Buddha Baru, Cetiya Zhen An Kong Bisa Tampung 500 Orang

Berita
2026-06-06
0 menit membaca
Makassar Miliki Rumah Ibadah Buddha Baru, Cetiya Zhen An Kong Bisa Tampung 500 Orang

Konsep modern dengan sentuhan budaya Tionghoa terlihat di tempat ibadah.

Kehadiran Cetiya Zhen An Kong menambah sarana peribadatan di Kota Makassar saat ini.

Ketua Yayasan Zhen An Kong Makassar, Erdy Wijaya, mengatakan tujuan utama pembangunan Cetiya Zhen An Kong adalah sebagai pusat pembinaan spiritual umat Buddha.

"Dharma mengajarkan cinta kasih, sehingga keberadaan yayasan ini bisa hadir untuk masyarakat luas,” ujar Erdy Wijaya saat peresmian Cetiya Zhen An Kong, Sabtu (6/6/2026).

Cetiya Zhen An Kong sudah dapat digunakan untuk kegiatan ibadah sejak hari peresmian.

Bangunan dua lantai memiliki kapasitas cukup besar dengan daya tampung hingga sekitar 500 orang.

“Penggunaan dupa dibatasi hanya di area luar bangunan, sementara ruang ibadah utama dibuat bebas asap untuk mendukung penggunaan pendingin ruangan dan meminimalkan risiko kebakaran,” ungkapnya.

Pembangunan Cetiya Zhen An Kong selama dua tahun dan sempat mengalami beberapa kali penundaan peresmian.

Hambatannya bukan berasal dari masyarakat sekitar.

Warga memberikan dukungan penuh selama proses pembangunan berlangsung.

Bahkan, masyarakat secara sukarela turut membantu menjaga area proyek dan material bangunan yang digunakan.

Tantangan terbesar berasal dari proses pengiriman ornamen bangunan yang seluruhnya didatangkan dari China.

“Proses distribusi tersebut memerlukan waktu cukup lama sehingga memengaruhi penyelesaian pembangunan,” ujarnya.

Ia berharap rumah ibadah ini dapat menjadi simbol kerukunan, pusat kegiatan sosial.

“Ini sekaligus ruang pelestarian budaya yang memperkuat citra Makassar sebagai kota yang toleran dan inklusif,” jelasnya.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan, mengapresiasi Yayasan Cetiya Zhen An Kong atas hadirnya rumah ibadah tersebut.

Keberadaan cetiya ini menjadi bukti nyata terjaganya kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Kota Makassar.

"Kami berharap selain sebagai tempat peribadatan, juga memiliki fungsi sosial yang sudah mulai dilaksanakan,” katanya.

Irwan menilai hadirnya rumah ibadah baru di Makassar menunjukkan semangat kebersamaan yang terus tumbuh di tengah keberagaman masyarakat.

“Hal ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Makassar untuk mewujudkan kota yang unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Makassar merupakan kota yang terbuka bagi semua kelompok masyarakat tanpa memandang latar belakang agama maupun budaya.

Karena itu, setiap pembangunan sarana keagamaan menjadi bagian dari upaya memperkuat harmoni sosial.

Bagikan:
Makassar Miliki Rumah Ibadah Buddha Baru, Cetiya Zhen An Kong Bisa Tampung 500 Orang - FKUB Kota Makassar