BerandaBeritaLaunching Eco Pesantren; Pengelolaan Sampah Terpadu, FKUB Makassar Apresiasi Inovasi PERMABUDHI

Launching Eco Pesantren; Pengelolaan Sampah Terpadu, FKUB Makassar Apresiasi Inovasi PERMABUDHI

Berita
2026-05-17
0 menit membaca
Launching Eco Pesantren; Pengelolaan Sampah Terpadu, FKUB Makassar Apresiasi Inovasi PERMABUDHI

Forum Kerukunan Umat Beragama [FKUB] Kota Makassar mengapresiasi kegiatan yang digelar Persatuan Umat Buddha Indonesia Sulawesi Selatan berupa pencanangan program Eco Pesantren: Percontohan Pengelolaan Sampah Terpadu. Kegiatan bertema “Sinergi Umat Beragama Menanam Harmoni untuk Bumi” ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Imam Ashim pada Minggu, 17 Mei 2026.

Ketua Permabudhi Sulawesi Selatan Dr. Yongris Lao dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari Bulan Eco-Dhamma Nasional.

“Bumi ini adalah tanggung jawab kita bersama. Kami berharap akan banyak lahir eco pesantren di daerah lain. Semoga Ponpes Imam Ashim dapat menjadi contoh nyata bahwa sampah bisa diubah menjadi berkah,” ujarnya.

Pimpinan Pondok Pesantren Imam Ashim, KH. Syam Amir, menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menumbuhkan kepedulian kolektif terhadap lingkungan.

“Kerusakan alam yang terjadi saat ini adalah akibat ulah manusia. Melalui program ini, kita diajak menjadi pribadi yang lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan,” ungkapnya.

Apresiasi juga disampaikan Sekretaris FKUB Kota Makassar, Usman Sofian. Ia menilai program Permabudhi layak menjadi contoh bagi semua pihak.

“Kegiatan rekan-rekan dari Permabudhi ini penting sebagai pengingat bahwa menjaga lingkungan adalah kewajiban bersama. Apalagi programnya berbasis pesantren dengan konsep Eco Pesantren dan Bio Berkah Ubah Sampah jadi Berkah,” kata Usman.

Hal senada disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Ali Yafid. Ia menegaskan bahwa pengelolaan sampah merupakan bentuk kasih sayang terhadap lingkungan dan pesantren.

“Eco Pesantren memadukan kesadaran agama dan lingkungan. Ini adalah langkah konkret yang patut diapresiasi dan direplikasi,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan, Plt Kepala Bidang PD Pontren Kemenag Sulsel, Kepala Kemenag Kota Makassar, Kepala Kemenag Gowa, perwakilan FKUB Kota Makassar, ICCAT, serta para pimpinan pondok pesantren.

Program _Eco Pesantren_ diharapkan menjadi model pengelolaan sampah terpadu yang berkelanjutan dan memperkuat sinergi antar umat beragama dalam menjaga kelestarian bumi.

Bagikan:
Launching Eco Pesantren; Pengelolaan Sampah Terpadu, FKUB Makassar Apresiasi Inovasi PERMABUDHI - FKUB Kota Makassar